Senin, 29 Maret 2010

membunuh cinta terlarang

Alya sedang bingung, dia sedang menghadapi dilema. Dia jatuh cinta pada seorang pria yang sudah menikah. Pria itu adalah rekan sekantornya yang baru bergabung. Pria itu bukanlah orang yang mempunyai kelebihan secara fisik, namun dia mempunyai bakat dan karakter yang sangat mengagumkan yang pastinya dapat mempesona banyak wanita. Awalnya dia mencoba untuk menepis rasa itu, namun semakin lama rasa itu semakin berkembang, ditambah kagi dengan sikap si pria yang sepertinya juga memberi angin. Akhirnya setelah mengumpulkan segenap keberanian, Alya mengungkapkan perasaannya kepada si pria, dengan segala konsekuensi yang mungkin harus ditanggungnya. Namun siapa sangka, ternyata respon si pria justru malah membuatnya bertambah bingung, karena ternyata pria itu mempunyai perasaan yang sama dengannya, walaupun dia sudah mempunyai anak dan istri. Bahkan pria itu ingin agar hubungan mereka tetap berjalan seperti adanya, tanpa salah satu harus menjauh. Bahkan dia sempat sedikit menggertak, kalau Alya berubah sikap, dia akan keluar dari perusahaan itu. Lalu apa yang harus diperbuat Alya?
Situasi diatas memang bukan situasi yang mudah untuk dihadapi. Tapi kita mungkin bisa sedikit merenungi hikmahnya. Jika anda salah satu wanita yang mungkin sedang menhadapi masalah diatas, mungkin langkah-langkah berikut bisa dicoba:
§ Yakinkan diri, apakah perasaan itu benar-benar cinta atau hanya kekaguman dan simpati yang amat sangat. Rasa kagum pada orang yang secara bakat dan karakter bisa dikatakan sempurna adalah hal yang sangat wajar. Simpati dan kagum pada orang seperti itu belum bisa disimpulkan sebagai cinta. Cinta adalah sebuah rasa yang tidak mempunyai alasan datangnya. Jika kita merasa nyaman dengan orang yang amat sangat ‘biasa’ dari segi karakter dan bakat, itu baru cinta. Jadi, jangan terlalu cepat menyimpulkan perasaan itu sebagai cinta.
· Jika anda orang yang sudah dalam usia dewasa dan sedang dalam pencarian jodoh, maka fokus pada pencarian jodoh itu saja. Untuk mencari jodoh, kita tidak bisa hanya melihat seseorang dari kesempurnaan bakat dan pribadi saja. Tapi kita juga harus bisa melihat apakah orang itu mempunyai potensi untuk membahagiakan kita lahir batin. Kondisi pria yang sudah mempunyai keluarga sangatlah tidak memungkinkan untuk itu. Karenanya cobalah sekuat mungkin untuk meredam rasa itu dengan cara menjarak darinya. Jangan pedulikan apapun gertakannya jika kita berubah. Kalau dia memang begitu berarti dia adalah orang yang berjiwa sangat kerdil.
· Pikirkan diri kita sendiri, perasaan kita, dan masa depan kita. Pikirkan betapa sakitnya jika kita harus mencintai seseorang yang jelas-jelas tidak bisa kita miliki. Jika dia masih tetap memberi kita harapan sementara keadaannya jelas-jelas tidak memungkinkan, berarti dia pria yang tidak bertanggung jawab terhadap keluarganya. Tendang jauh-jauh pria seperti ini. Karena betapapun sempurnanya dirinya di mata kita tapi jika dia tidak bertanggung jawab, maka dia bukanlah orang yang baik. Saat-saat seperti inilah saat yang tepat bagi kita untuk menjadi manusia egois. Egois disini bukannya kita ingin merugikan orang lain, tapi justru untuk menjernihkan keadaan yang tidak baik. Kadang kita memang harus menjadi egois untuk menyelamatkan diri dari situasi yang tidak menguntungkan.Satu lagi hal penting yang harus kita ingat. Jangan merusak nama kita sendiri dengan cap sebagai pengganggu rumah tangga orang lain. Kalau kita tetap bertahan dengan kedekatan kita dengannya, cepat atau lambat pasangannya akan mengetahui dan kita akan mendapat predikat buruk itu. Tidak ingin kan...

susahnya mencari cinta

“cinta itu kaya kupu-kupu, semakin dikejar semakin menjauh….. semakin pasrah, mereka semakin mendekat…” sulit rasanya petuah itu dipercaya, setidaknya oleh orang yang belajar hidup sendiri semenjak dini seperti Danar.

Danar; pria lajang yang baru putus cinta di hari ulang tahunnya selalu berusaha mencari cinta. Dibalik tampilannya yang (selalu berusaha) baik-baik saja, dia menyimpan berbagai masalah… Semenjak dia mengenal ‘hubungan spesial’ -entah apa ini bisa dibilang cinta.. ato mungkin cinta monyet- di bangku SMP, seluruh hubungannya berakhir kurang menyenangkan. Walaupun kadang hubungan berakhir karena perbuatannya sendiri -biasalah, masalah anak laki-laki; susah serius menjalani hubungan- , namun ketika dia sadar akan tingginya perasaan sayang; selalu saja bermasalah.

“ah elo itu kaya nasi lemak kebanyakan lemak, Nar..” komentar seorang mantan pacarnya ketika SMA. “lho maksudnya????” “nasi lemak itu, kalo kebanyakan lemak kan bikin eneg……” sambung sang mantan pacar dengan perumpamaan yang masih membingungkan Danar. Tanpa menunggu kata-kata keluar dari mulut Danar, sang mantan menyambung lagi…”Iyaaaaa… elo terlalu ngasih semua yang bagus2, kaya gak ada cela, selalu available, selalu be a good boy… padahal itu cewe mungkin tertarik ama elo karena elo cukup cuek, susah ditemuin (jadi bikin kangen), dan agak2 bad boey…”

“lah gimana sich, dulu gw jadi badboy dibilang playboy, salah juga image gw jadinya… sekarang gw melakukan yang terbaik yang gw bisa dibilang terlalu baik… jadi maunya gimanaaaa??” Danar agak sedikit tersinggung….

sang mantan (SM) : “yaaaah yang normal2 aja laaaaah”

Danar (D) : “maksudnya? normal itu relatif kan…. misalnya, buat gw normal kl misalnya gw selalu ngabarin… tapi ada yang minta gak perlu terlalu sering ngabarin.. tambah bingung gak tuch….. :) ” -danar gak mau kalah….

SM: “yaaaah jadi diri sendiri aja… itu kan intinya mencari cinta… saling menyesuaikan, saling toleransi…”

D: “lho… gw kan melakukan itu atas dasar gak pengen minta dimengerti- tapi berusaha mengerti, berusaha untuk tidak menyinggung dengan berusaha toleransi….”

SM: “iyaaaaah tapi musti jadi diri sendiri…. “

D: “lho, gw ini udah jadi diri sendiri… kl udah memutuskan untuk melakukan yang terbaik, yaaaaah gw coba lakukan sebaik2nya.. biar gak ada beban kl ada apa2 di belakang… :) Gw ini dibesarkan di dunia percintaan dengan sakit hati.. -mungkin juga menyakiti- dan selalu berusaha sadar bahwa dalam suatu hubungan, apapun namanya; potensi sakit hati itu akan selalu ada. “

SM: “tunggu soulmate dooong…”

D:”nah lo.. dia bicara soulmate…. :p nunggunya dimana??????”

SM: “luangin waktu elo untuk coba tenang dan dengerin kata hati….”

D: “duh…. gw tambah gak ngerti ah…. karena menurut gw soulmate itu dibuat ada karena kita mau.. kemauan kita untuk menyesuaikan dengan orang pilihan kita… dan orang pilihan kita akan sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan pengalaman hidup kita…. “

SM: “duuuh km masih aja terlalu logic jadi orang yaaaaah…. semua harus ada sebabnya… :)

D: “gw percaya jodoh itu ada, tapi jodoh tidak 100% ada di tangan Tuhan….. buktinya perceraian itu ada, apa itu artinya kita salah jodoh? kalau jodoh itu 100% ada di tangan Tuhan, berarti Tuhan salah dong ngasih jalan ke orang yang cerai… padahal Tuhan gak pernah salah…”

SM: “duh, tambah berat dech ngomong sama kamu… gini dech… yang namanya perasaan… ya cinta.. sayang… dan semua yang berhubungan dengan perasaan, kadang gak bisa dimasukkan logika. Jadi km gak usah terlalu banyak buang-2 waktu kamu mikirin ini…. jangan terlalu sibuk, jangan terlalu tenggelam di tengah kebisingan logika yang ada di kepala kamu.. denger hati kamu, temui disitu……..”

D: “………”

SM: “gak semua hal yang terjadi bisa terpecahkan oleh logika kita, dan gak semua hal mempunyai pemecahan yang rumit. Kadang pemecahan masalahnya sudah ada di depan mata… kadang orang gak merasa dicintai sampai kehilangan… kamu jangan sampe kaya gitu…. :)

D: “iya……” *setengah menerka apa maksud dari ucapan sang mantan…*

SM: “yaudah ah… aku mau jalan dulu…. :) kamu baik2 aja yaaaaaah…. nanti kita debat2an lagi.. seru juga… :)

D: ” ok… makasih yaaaah… cu..”

makna cinta,kasih sayang

Di dalam hatiku. Di dalam hatimu. Kusimpan cintamu. Untuk selamanya; Kepegang tanganmu. Kau pegang tanganku. Kita satu langkah. Kita satu tujuan. Menuju bahagia; Berjanji kuberjanji. Setulus hati ini.Tak akan kuingkari. Kasih, aku cinta padamu; Tuhan bimbinglah kami. Dalam menggapai cita. Menuju bahtera cinta. Kasih, aku cinta padamu
Bukan bermaksud ingin bernostalgia, apalagi beromantis-romantisan jika penulis mengawali tulisan ini dengan petikan syair lagu Desy Ratnasari “Aku Cinta Padamu” di atas. Akan tetapi lirik lagu tersebut mencoba mengajak pembaca untuk merenungi apa yang terjadi di Bulan Pebruari 2009 ini.

Memasuki bulan Pebruari setiap tahunnya, dunia ini seakan-akan hanya satu warna. Mall, Pusat Perbelanjaan, dan beberapa tempat-tempat yang biasanya ramai dikunjungi orang biasanya ditata dengan dominan warna pink yang oleh sebagian besar masyarakat khususnya generasi muda menyebutnya sebagai warna kasih sayang. Tempat-tempat hiburan pun hanya menyajikan lagu-lagu yang bertemakan kasih sayang, percintaan, dan pacaran. Tulisan yang sering terbaca hanyalah cinta or love.

Memang, 14 Pebruari, bagi orang barat dirayakan sebagai hari kasih sayang yang lebih dikenal sebagai “Valentine day”. Tapi entah kenapa, budaya valentine day ternyata juga telah terjangkit bagi sebagian remaja Islam Indonesia?

Tak dapat dipungkiri, kasih sayang adalah pemberian Allah SWT kepada hamba-Nya. Dari sifat ke-Maha Sucinya Allah, kasih sayang itu memunculkan cinta sebagaimana pepatah mengatakan “tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta”. Bentuk cinta tidak dapat diterka, tetapi dampaknya luar biasa. Cinta adalah software yang Allah SWT ciptakan pada manusia, yang dapat mengangkat harkat manusia jika manusia itu berhasil mengemas cinta yang tepat dijalan-Nya. Akan tetapi, kenyataannya tidak sedikit ada kemaksiatan, perzinahan yang muncul atas nama cinta.

Allah SWT dalam Surat Al-Hujurat : 13 menyebutkan bahwa Allah SWT menciptakan manusia laki-laki dan perempuan lalu dijadikannya berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya saling mengenal. Firman Allah SWT tersebut merupakan suatu bukti diakuinya hubungan antar manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Kendati demikian, kita tetap dituntut untuk mengutamakan hubungan dengan Allah (Hablun Minannas, wa Hablun Minallaah).

Rasa kasih sayang dan cinta terhadap lawan jenis yang merupakan karunia-Nya, harus disyukuri dengan memanfaatkannya melalui upaya penting yang tidak bertentangan dengan hukum-Nya. Dengan demikian, cinta terhadap lawan jenis bukan suatu yang terlarang dalam Islam. Jadi, laki-laki mencintai perempuan bergitupun sebaliknya itu dijamin 100% halal sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam surat Ali-Imran : 14 yang artinya “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang dicintai yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah-ladang. Itulah kesenangan didunia dan Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)”.

Jika dikaji, kata remaja merupakan singkatan dari Rencana Masuk Jannatunnaim (Surga), dan berdasarkan pembahasan tersebut diatas, meski cinta itu bukan sebuah musibah melainkan sebuah anugerah dari Allah SWT yang harus disyukuri dan tidak diingkari, sebab kalau mengingkari perasaan cinta itu, maka sama artinya mengingkari ataupun menolak karunia dari Allah SWT, akan tetapi sebagai generasi Islam, mestinya membedakan makna cinta dengan pacaran.

Dalam kamus umum Bahasa Indonesia, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang ataupun rasa sangat kasih atau tertarik hatinya. Sedangkan pacaran merupakan suatu fase untuk saling “observasi” atau mencari tahu atau penjajagan kepribadian lawan jenis. Maksudnya mengenal dirinya, keluarganya dan lingkungannya. Termasuk mengenal lebih dekat sifat, watak dan kegemaran lawan jenis. Dengan demikian, kelak bisa diketahui apakah layak atau tidak untuk dilanjutkan kejenjang pernikahan.

Kata pacar sendiri berasal dari nama sejenis tanaman hias yang cepat layu dan mudah disemaikan kembali, tanaman ini tidak bernilai ekonomis (murah) sehingga tidak diperjualbelikan. Hal ini sebagai simbol bahwa pacaran adalah perilaku yang tidak bernilai. Jika suatu waktu puas dengan pacarnya, maka dia akan mudah beralih kepada pacarnya yang baru.

Kalau seperti ini, masih perlukah merayakan valentine day? Jawabnya optimis TIDAK, apalagi jika dilihat dari catatan sejarahnya, valentine day ini tidak ada sangkut pautnya dengan Indonesia sekaligus bukan perayaan keagamaan.

Satu hal lagi yang perlu dicatat, bahwa dalam keseharian kita, tentu setiap detik kita rasakan kasih sayang dari orang-orang disekeliling kita, terutama dari kedua orang tua kita dan orang-orang yang kita kasihi. Kasih sayang itu juga kita rasakan datangnya dari Sang Maha Pencipta, dengan mengizinkan kita menggunakan fasilitas di muka bumi ini dengan serba gratis. Oksigen yang kita hirup, Cahaya yang kita gunakan melihat, air yang kita minum adalah sebagian kecil dari karunia yang diturunkan kepada kita sebagai aplikasi kasih sayang-Nya kepada kita umat manusia. Logikanya kasih sayang, terjadi bukan hanya pada tanggal 14 Pebruari, akan tetpi setiap detik dalam kehidupan ummat manusia. Olehnya itu, Syukurilah.

refleksi cinta sejati

Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. Cinta yang takkan bertempuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin. Tapi cinta itu tentu porsinya tidak melebihi cinta kita pada Allah, karena Allah mengatakan, “Katakanlah! ‘Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta-benda yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatiri akan merugi dan rumah tangga yang kamu senangi (manakala itu semua) lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan berjiha di jalan-Nya, maka tunggulah keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.” Cinta. Sebuah kata singkat yang memiliki makna luas. Walaupun belum teridentifikasi secara pasti, namun eksistensi cinta diakui oleh semua orang. Al-Ghazali mengatakan cinta itu ibarat sebatang kayu yang baik. Akarnya tetap di bumi, cabangya di langit dan buahnya lahir batin, lidah dan anggota-anggota badan. Ditujukan oleh pengaruh-pengaruh yang muncul dari cinta itu dalam hati dan anggota badan, seperti ditujukkanya asap dalam api dan ditunjukkanya buah dan pohon.

Prestasi kepahlawanan para pejuang tidak terlepas dari pengaruh cintanya seorang pemuda kepada pemudi. Umar bin Abdul Aziz berhasil memenangkan pertarungan cinta sucinya kepada Allah dari pada cinta tidak bertuannya kepada seorang gadis. Tidak ada yang salah pada cinta. Berusahalah menempatkannya pada tempat, waktu dan sisi yang tepat.

Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu. (Yesi Elsandra, special untuk yang saling mencintai karena-Nya)

ungkapan cinta retak

Hubungan antara pria dan wanita yang dibangun melalui perkenalan yang kemudian dilanjutkan dengan tahap yang lebih akrab yang kita sebut dengan hubungan percintaan atau pacaran, ternyata tidak semua nya berlangsung secaar mulus. Nah hubungan yang dibina mungkin satu dua tahun bahkan lebih ini terkadang dapat hancur begitu saja di dalam sekejap dan menyisahkan kepingan kepedihan, keterlukaan dan tersayatnya hati, dilanjutkan dengan muncul rasa benci, dendam dan sebagainya. Cinta yang indah itu tiba-tiba berubah menjadi kejam.

Ada orang bilang jarak antara cinta dan benci hanya sekitar satu gari batas. Terkadang hubungan cinta kasih yang dibina sekian tahun itu dapat musnah begitu saja, karena putus cinta. Mengapa putus cinta ini mesti terjadi? Ada beberapa kemungkinan yang saya coba catat di bawah ini :

Berpacaran secara long distance

Sering kali jarak yang memisahkan seseorang dengan yang lain itu menjadi problem buyarnya pasangan ynag sudah sekaian lama memadu cinta asmara. Komunikasi yang jarang, pertemuan yang minim menyebabkan hubungan satu dengan yang lain menjadi renggang. Tadinya telah terbina dengan baik, namun karena berpisah dan jaraknya jauh , sehuingga membuat hubungan mulai terasa hambar, dan lama-kelamaan jadi tidak ada rasa apa-apa lagi. Saat ini masih lumayan, karena sarana komunikasi sudah begitu lancar bahkan hingga menuju ke Luar Negeri sehingga mestinya maslah ini dapat teratasi, namun ternayata tetap saja juga keterpisahan membawa maslah. Kalau 15 tahun yang silam lebih sulit lagi komunikasinya, sangat terasa sekali kalau hubungan jarak jauh, bisa benar-benar kehilangan jejak.

Keterlibatan ortu

Hingga hari ini masih belum dapat terlepas keterlibatan ortu terhadap masalah cinta atau pacaran anak-anaknya, padahal sering kali justru ortu selalu bertentangan dengan kemauan anak-anaknya. Terlalu dominannya ortu kadang membawa dampak negatif terhadap pergaulan dan pacaran anak-anaknya. Kadang orang juga menjadi bingung, emangnya yang mau pacaran itu anaknya atau ortunya? Memang kadang cukup beralasan mengapa ortu tidak menyetujui apa yang dipilih anaknya, selama hal tersebut masuk akal maka biasanya anak-anaknya dapat mematuhi.

Namun sering kali juga kelewatan ada yang maslah matre dan sebagainya, dan hal yang tidak diinginkan sering terjadi. Ada banyak pasangan yang saya kenal, mereka sudah berpacaran cukup lama, namun karena ortu tidak setuju dan mereka memilih mematuhi ortu sehingga akhirnya putus hubungan percintaan. Kepada mereka yang dewasa pemikirannya tentu tidak soal, mereka dapat melewati kondisi ini dengan akal sehat, namun kepada mereka yang kurang dewasa kadang dapat mebawa dampak fatal yang berkelanjutan dengan stress sehingga harus berurusan dengan bagian psikologi. Masih beruntung kalau hanay batas psikologi, yang gawat kalau ada yang berusaha bunuh diri.

Keterlibatan orang ke tiga

Keterlibatan orang ke tiga biasanya dapat terjadi karana salah satu diantaranya yang tergoda atau tidak setia pada yang lain. Hal ini dapat terjadi kemungkinan besar karena kerengganan hubungan mereka, sibuk bekerja, kurang perhatian satu dengan yang lain, atau seperti poin 1 tadi mereka berpacaran jarak jauh. Kadang memang tidak dapat disalahkan satu dengan yang lainnya, godaan cukup banyak di dalam pergaulan mereka itu, lagi pula adanya kesepian. Itu sebabnya yang agak terjamin namun tidak 100% juga, mereka yang berpacaran itu mestinya saling mempelajari dan mengenal diri secara pribadi lebih mendalam. Kalau hanya satu dua bulan saling mengenal kemudian berpisah, maka sangat memungkinkan mereka putus di tengah jalan.


Tidak akur

Bagi orang yang berpacaran, bertengkar merupakan hal yang biasa karena dari sana mereka dapat mengetahui dan mempelajari karakter, waktak dan sifat pasangannya. Memang ada pasangan yang hampir perfeks tidak pernah bertengkar, namun untuk kasus ini sangat jarang kita temukan. Yang menjadi luar biasa adalah saban hari ketemu dan bertengkar, jadi kadang terjadi yang berpacaran itu setiap hari menangis. Nah sebagai keputusan akhirnya pasangan yang demikain mengambil langkah berpisah. Memang lebih baik begitu sih, sebab kalau sudah menikah baru terjadi hal demikian kan parah.

Karakter yang tidak mau berubah

Kadang persoalan karakter yang tidak mau diubah juga menjadi pergumulan pasangan yang berpacaran akhirnya dapat mengakibatkan mereka buyar kalau tidak ada yang mau berubah. Tentunya masalah karakter ini bukan yang bersifat sepele, tetapi menyangkut misalnya suka memukul, mabuk-mabuk, berjudi, dan obat bius, yang diperkirakan menentukan masa depan keluarga. Nah selama yang pecandu ini tidak mau ubah diri, maka kemungkinan sulit untuk meneruskan hubungan mereka. Memang kalau seseorang yang sudah jatuh cinta, mereka bakal tidak perduli dalam hal ini, namun kembali lagi saat ini sudah mulai banyak pemuda-pemudi yang berpikir logis, sehingga mereka tidak ingin keluarga mereka hancur hanya gara-gara karakter dan kebiasaan ini.

Sebenarnya masih banyak penyebab lainnya yang dapat mengakibatkan seseorang putus cinta, namun saya pikir 5 hal ini sudah cukup mewakili.

Sekarang kita coba melihat akibat dari seseorang yang putus cinta :

Salah satu risiko pacaran adalah putus cinta, bagi mereka yang sudah berpacaran lama dan cinta telanjur mendalam sekali, tentu kepedihannya juga sangat mendalam. Tidak jarang saya meneukan akibat putus cinta ada orang yang bertekad tidak mau bercinta lagi. Dengan demikian kehidupannya tertutup sekali dengan lawan jenis. Kondisi ini masih tidak begitu berat dibandingkan ada yang gara-gara putus cinta, ia menjadi stress berat, kalau yang cewek menjadi suka seyum sendiri, melamun terus, lalu merias diri secantik-cantiknya namun takut bertemu cowok demikian juga si cowok suka berpenampilan necis, namun sembunyi terus di kamar, tingakh-lakunya menjadi aneh sekali. Dan yang paling fatal, ada yang bunuh diri akibat putus cinta, sangat mengerikan sekali.

Bagi meraka yang pacarannya belum lama, putus cinta masih dapat dianggap biasa, namun semua itu tergantung pada orang tersebut; makanya jangan main-main dengan cinta. Kalau yang cinta kilat sih, putus satu tumbuh seribu, namun kenyataannya kadang terjadi putus satu , ngak tumbuh-tumbuh lagi. Berpikirlaha wajar dan logis, apabila anda bercinta, jangan sampai berakibat fatal, bercinta sangat bahagia, bercinta juga bahaya. Mazmur 34:19 berkata:"TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya."

ungkapan cinta

1. Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.

2. Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

3. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi acap kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.

4. Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun , dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.

5. Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.

6. Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu menyakitkan hari orang lain pula.

7. Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.

8. Orang-orang yang paling berbahagiapun tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.

9. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia itu.

10. Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

11. Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.

12. Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.

13. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya.

14. Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba, jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup, jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

15. Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu. Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh di hatimu.

23. Ada hal-hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang kamu harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian, janganlah menulikan telinga untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.

24. Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang disekelilingmu tersenyum. Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.

kata-kata bijak dalam cinta

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.
Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.
Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”
Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.
Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.
Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.
Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.
Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !
Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka
Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.
Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya
Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.
Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.
Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.
Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.